|
|
|
Kabupaten Cirebon dalam angka 2011 |
|
|
|
|
Ditulis oleh Administrator
|
|
Senin, 27 Februari 2012 16:29 |
|

Dengan mengucapkan puji syukur ke hadirat Allah SWT, publikasi Kabupaten Cirebon Dalam Angka Tahun 2011 dapat tersaji. Publikasi ini diharapkan dapat memberikan gambaran hasil pembangunan di Kabupaten Cirebon. Publikasi ini dibuat untuk membantu pihak-pihak yang memerlukan datadata primer maupun sekunder. Namun demikian karena terbatasnya data yang tersedia dari beberapa instansi terkait maka masih terdapat beberapa keterbatasan penyajian informasi. Publikasi ini akan lebih sempurna jika setiap instansi turut berpartisipasi aktif dengan memberikan data tepat waktu sehingga dapat dihasilkan indikator pembangunan yang lebih tajam dan sangat berarti di Kabupaten Cirebon. Akhirnya kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu hingga publikasi ini dapat diselesaikan. Semoga publikasi ini dapat bermanfaat baik untuk keperluan penelitian, evaluasi maupun perencanaan pembangunan di Kabupaten Cirebon.
Download disini
|
|
Terakhir Diperbaharui ( Senin, 27 Februari 2012 16:35 )
|
|
Sosialisasi Perda No. 17 tahun 2011 tentang RTRW Kabupaten Cirebon Tahun 2011-2031 |
|
|
|
|
Ditulis oleh Administrator
|
|
Rabu, 28 Desember 2011 12:55 |
|
Bertempat di Off Room Bappeda Kabupaten Cirebon pada tanggal 27-28 Desember 2011, telah dilaksanakan sosialisasi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Cirebon Tahun 2011-2031. Acara sosialisasi di buka oleh Bupati Cirebon Bpk. H.Drs.Dedi Supardi, MM., dan Paparan oleh Ir. Tatit Konitat, M.M selaku Kepala Bidang Fisik dan Prasarana. Undangan di hadiri oleh perwakilan SKPD dan Kecamatan-Kecamatan di Kabupaten Cirebon.
|
|
Terakhir Diperbaharui ( Sabtu, 18 Februari 2012 06:49 )
|
|
Selanjutnya...
|
|
|
Musrenbang Kecamatan Tahun 2012 |
|
|
|
|
Ditulis oleh Administrator
|
|
Sabtu, 18 Februari 2012 06:21 |
|
Musyawarah Perencanaan Pembangunan Tingkat Kecamatan kembali digelar di 40 Kecamatan, 6-13 Februari 2012, kali ini melibatkan berbagai unsur pemangku kepentingan diantaranya perwakilan masyarakat, para kuwu dan lurah, perwakilan UPT Kecamatan, Anggota DPRD Kabupaten Cirebon, SKPD-SKPD di Kab Cirebon, Para Staf Ahli Bupati dan Bappeda Kab Cirebon. Pada musrenbang kali ini ditetapkan Pagu Indikatif Kewilayahan (PIK) yang dialokasikan untuk musrenbangkec adalah sebesar Rp. 52.918.811.357,73 yang terdiri dari Aspek Ekonomi 25% Aspek Fisik 60%, Aspek Sosial Budaya 15%.
|
|
Terakhir Diperbaharui ( Rabu, 22 Februari 2012 10:14 )
|
|
Selanjutnya...
|
|
Menuju Ekonomi Rendah Karbon |
|
|
|
|
Ditulis oleh Administrator
|
|
Senin, 24 Oktober 2011 13:37 |
|
Menuju Ekonomi Rendah Karbon Oleh : Dangi (Bappeda Kabupaten Cirebon)
Pembangunan sering didefinisikan sebagai pembangunan ekonomi. Pembangunan ekonomi identik dengan pertumbuhan ekonomi. Pembangunan merupakan kegiatan memanfaatkan sumber daya alam bagi kesejahteraan manusia. Pembangunan dapat juga dikatakan sebagai transformasi ekosistem menjadi barang ekonomi. Untuk menggenjot laju pertumbuhan ekonomi, ekstraksi sumber daya alam dan lingkungan dilakukan secara eksploitatif. Namun, hal yang sering terlupakan adalah bahwa sumber daya alam dan lingkungan bersifat terbatas. Sementara, aktivitas ekonomi bersifat tidak terbatas (unlimited). Sumber daya alam dan lingkungan sudah terlanjur dianggap sebagai barang milik bersama (common goods), sehingga siapapun boleh memilikinya.
Dari perspektif ekonomi, penyalahgunaan pemanfaatan sumber daya milik bersama ini timbul karena tidak adanya keseimbangan yang dapat membatasi eksploitasi. Paradigma ekonomi telah mengabaikan keberlangsungan lingkungan hidup. Nilai lingkungan hidup tidak diperhitungkan dalam perencanaan pembangunan sehingga pembangunan tidak lagi memperhatikan opportunity cost. Nyatanya, pertumbuhan ekonomi makro menghasilkan capaian yang semu. Seiring itu pula, ekstraksi sumber daya alam yang berlebihan ini berdampak pada perubahan fungsi ekosistem. Keberlanjutan sumber daya alam dan fungsi pelayanan lingkungan (environmental services) semakin terancam. Sumber daya alam dan jasa lingkungan semakin langka. Besarannya tergantung pada pola dan cara pelaksanaan pembangunan.
|
|
Terakhir Diperbaharui ( Senin, 24 Oktober 2011 14:15 )
|
|
Selanjutnya...
|
|
|
|
|
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Berikutnya > Akhir >>
|
|
Halaman 1 dari 9 |