Struktur dan Jenis Tanah

geologi

Kabupaten Cirebon memiliki struktur dan jenis tanah beragam. Berdasarkan hasil identifikasi, struktur geologis tanah adalah hasil gunung api muda yang tak terurai (Qyu) seluas 33.740 Ha (34,10 %), breksi kompleks Kromong (Qvk) seluas 1.110 Ha (1,12 %), batu gamping kompleks Kromong (MI) seluas 202,60 Ha, formasi Kaliwungu (Pk) seluas 8.964,20 Ha (9,06 %), formasi Cijulang (Tpel) seluas 825 Ha (0,83 %), formasi Kalibiuk (Tpb) seluas 1.345 Ha (1,36 %), dan hasil gunung api tua yang tak terurai (Qvu) seluas 560 Ha (0,63 %). Kondisi struktur geologis tersebut dipengaruhi oleh keberadaan Gunung Ciremai. Jika ditinjau dari kondisi jenis tanah, wilayah Kabupaten Cirebon didominasi oleh jenis tanah aluvial (aluvial/Qa) seluas 52.224 ha (52,76 %),baik aluvial kelabu, aluvial kelabu tua, maupun asosiasi aluvial kelabu tua dan asosiasi regosol kelabu, regosol coklat keterabuan. Jenis-jenis tanah tersebut umumnya sesuai untuk pertanian semusim terutama padi, palawija dan perikanan. Jenis tanah lainnya adalah litosol, grumosol, mediteran, latasol, podsolik, regosol, dan gleihumus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *