Laporan Tugas Pembantuan, Dekon dan Urusan bersama Triwulan I 2015

diseminasi

Untuk Dana tugas pembantuan, Dana Dekon dan urusan bersama yang bersumber pada APBN tahun anggaran 2015, pemerintah akan melakukan 3 (tiga) langkah utama dalam rangka penguatan kebijakan fiskal dan percepatan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan sebagai berikut:

1. Pengendalian, defisit dalam batas aman, melalui optimalisasi pendapatan dengan tetap menjaga iklim investasi dan menjaga konservasi lingkungan, serta meningkatkan kualitas belanja dan memperbaiki struktur belanja.
2. Pengendalian, rasio utang pemerintah terhadap PDB melalui pengendalian pembiayanaan yang bersumber dari utang dalam batas aman dan terkendali, serta mengarahkan pemanfaatan utang untuk kegiatan produktif.
3. Pengendalian, resiko fiskal dalam batas toleransi antara lain melalui pengendalian rasio utang terhadap pendapatan dalam negeri, debt service ratio, dan menjaga komposisi utang dalam batas aman serta penjaminan yang terukur.

Perubahan-perubahan mungkin perlu dilakukan terhadap APBN tahun 2015 disebabkan oleh:
1. Perkembangan realisasi indikator ekonomi makro 2014 yang berpengaruh terhadap APBN 2015 termasuk perkembangan perekonomian global terkini.
2. Reformasi subsidi memberikan ruang fiskal bagi Pemerintah dalam merumuskan kembali sasaran pembangunan dan merealokasi belanja yang lebih produktif.
3. APBN 2015 bersifat baseline (belanja pokok) yang disusun di masa transisi pemerintahan, sehingga perlu disesuaikan dengan RPJMN 2015-2019 dan RKP 2015 (revisi), serta menampung visi misi dan agenda pemerintah.

Berikut rincian pagu dana Tugas Pembantuan, Dekon dan Urusan Bersama untuk tiap Kabupaten/Kota di Jawa Barat untuk tahun 2015 :

Paparan Ditjen Pembendaharaan Jabar

Diseminasi Pengendalian Kinerja Pembangunan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *