Category Archives: Gambaran umum

Potensi Pengembangan Wilayah

Potensi Pengembangan Wilayah

Kabupaten Cirebon memiliki potensi pengembangan wilayah cukup prospektif.Potensi ini dituangkan dalam kebijakan penataan ruang wilayah Kabupaten Cirebon (RTRW Kabupaten Cirebon 2011-2031) yang ditetapkan dengan Peraturan Daerah Kabupaten Cirebon Nomor 17 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Cirebon Tahun 2011-2031(Lembaran Daerah Kabupaten Cirebon Nomor 17 Tahun 2011 Seri E.7). Read more

Struktur dan Jenis Tanah

geologi

Kabupaten Cirebon memiliki struktur dan jenis tanah beragam. Berdasarkan hasil identifikasi, struktur geologis tanah adalah hasil gunung api muda yang tak terurai (Qyu) seluas 33.740 Ha (34,10 %), breksi kompleks Kromong (Qvk) seluas 1.110 Ha (1,12 %), batu gamping kompleks Kromong (MI) seluas 202,60 Ha, formasi Kaliwungu (Pk) seluas 8.964,20 Ha (9,06 %), formasi Cijulang (Tpel) seluas 825 Ha (0,83 %), formasi Kalibiuk (Tpb) seluas 1.345 Ha (1,36 %), dan hasil gunung api tua yang tak terurai (Qvu) seluas 560 Ha (0,63 %). Kondisi struktur geologis tersebut dipengaruhi oleh keberadaan Gunung Ciremai. Jika ditinjau dari kondisi jenis tanah, wilayah Kabupaten Cirebon didominasi oleh jenis tanah aluvial (aluvial/Qa) seluas 52.224 ha (52,76 %),baik aluvial kelabu, aluvial kelabu tua, maupun asosiasi aluvial kelabu tua dan asosiasi regosol kelabu, regosol coklat keterabuan. Jenis-jenis tanah tersebut umumnya sesuai untuk pertanian semusim terutama padi, palawija dan perikanan. Jenis tanah lainnya adalah litosol, grumosol, mediteran, latasol, podsolik, regosol, dan gleihumus.

Topografi Kabupaten Cirebon

peta topografi

Wilayah Kabupaten Cirebon memiliki ketinggian antara 0-130 meter di atas permukaan laut (mdpl). Wilayah kecamatan yang terletak sepanjang jalur Pantura termasuk pada dataran rendah yang memiliki ketinggian antara 0 – 10 m, yaitu Kecamatan Gunungjati, Suranenggala, Kapetakan, Mundu, Gebang, Pangenan, Losari, Astanajapura dan Pabedilan. Adapun wilayah kecamatan yang terletak di bagian Selatan memiliki ketinggian antara 11-130 mdpl. Berdasarkan ketinggian, Kabupaten Cirebon dapat dikelompokkan sebagai berikut:
Read more

Lokasi Kabupaten Cirebon

peta1

Kabupaten Cirebon memiliki letak geostrategis dijalur Pantai Utara Jawa Barat dengan panjang garis pantai ± 54 kilometer (km). Secara geografis, wilayah Kabupaten Cirebon berada pada posisi 108019’30”- 108050’03”Bujur Timur (BT) dan 6030’58”- 7000’24” Lintang Selatan (LS). Jarak terjauh dari Utara ke Selatan sepanjang 39 km dan jarak terjauh dari Barat ke Timur sepanjang 54 km. Secara administratif, Kabupaten Cirebon memiliki wilayah seluas 990,36 Km2 yang terbagi menjadi 40 kecamatan, 412 desa, 12 kelurahan, 9.377 Rukun Tetangga (RT) dan 2.700 Rukun Warga (RW).
Read more